Yudha Kurniawan

Salah satu editor mediaguru. Senang eksplorasi wilayah baru. Masih menjadi tenaga volunteer di CLC Etania Sabah Malaysia. ...

Selengkapnya

Remaja Milenial

Mendidik dan melatihnya seperti Ismail akan membutuhkan sikap konsisten dan komitmen yang tinggi.

Pengalaman membawahi anak-anak usia remaja memang gampang-gampang menantang. Anak-anak yang masih tergolong anak milenial, juga dikenal sebagai Generasi Y. Mereka adalah kelompok demografi tidak berbatas waktu. Sebagai awal kelahiran kelompok ini, pada kisaran tahun 1980-an. Pertengahannya yang lahir pada tahun 1990-an. Sementara awal 2000-an dianggap sebagai akhir kelahiran. (https://id.wikipedia.org/wiki/Milenial). Dilalah saya mendampingi remaja kelahiran awal tahun 2000-an. Tepatnya anak kelahiran tahun 2003 hingga 2006. Artinya, mereka tergolong remaja menurut world health organization (WHO).

Dijelaskan bahwa remaja yang dimaksud WHO meliputi pandangan kematangan seksual (pubertas). Mengalami perkembangan dalam pola identifikasi dari anak menuju dewasa. Mengalami peralihan dari sebelumnya bergantung menjadi keadaan yang cenderung lebih mandiri dan aspek ekonomi. Uniknya remaja milenial yang berbeda dari generasi sebelumnya.

Kalau berbicara suka tidak jelas, tapi jika diberi kesempatan berkomentar lewat gadget paling detail. Tajam dan menguliti. Dalam dan teliti. Saya termasuk yang kejat-kejat mengikuti proses pendampingannya. Perlu berlatih cara menggali ala remaja milenial. Tidak perlu banyak bicara tetapi mengerti dengan bahasa simbol, emoticon, dan gambar.

Baca selengkapnya di http://www.kelaskayu.com/remaja-milenial/

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

lama tak muncul. Wah selamat pak , jadi Editor media Guru !!!

09 Nov
Balas

Betul sekali pak, hrs bisa memasuki dunia mereka. Barakallah

09 Nov
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali